Wednesday, June 19, 2013

DIGITAL LOVE : [MXIT aku dan kamu]




Sore itu hari kamis, suasana lenggang dan aku tergeletak bosan di dalam segiempat berwarna hijau. Tanganku usil membuka aplikasi chat di hanphone, namanya MXIT dikala itu. Sepi. Hampir semua kontak yang aku punya adalah teman sekelasku sendiri.

“ping” tiba-tiba saja bunyi chat masuk. Mataku menelisik sebentar, ternyata dari teman sekelasku. “Ver, gue kasih kontak lu ke temen gue ya? Cowok, lagi cari cewek” aku membaca chat dari teman sekelasku secara berulang. “Hah? Orangnya kayak gimana dulu?” balasku sedikit grogi, memang teman-temanku sudah banyak yang pacaran namun aku belum menemukan cowok yang pas. “Yah nanti lu cari tau sendiri aja deh, gue juga kenal dari MXIT. Gue udah punya cowok, jadi buat lu aja deh” jawabnya asal, aku ragu-ragu namun akhirnya meng-iya-kan. Lumayan bikin MXIT rame, pikirku.

Beberapa menit saja setelah chat dengan teman sekelasku, invite kontak berbunyi. Aku seketika ragu, takut dan canggung. Setelah merasa siap aku baru menerima kontaknya.

“hai” sapa dia di awal, sebut saja namanya Bambang. “hai juga” jawabku sebisanya. Kami berbincang basa-basi sebisanya. Bambang ini lumayan seru juga, beberapa kali chat dengan dia aku sampai tertawa sendiri. Dia lucu.

Aku ingat kata-kata teman sekelasku, Bambang ini sedang cari cewek. Aku mencoba beberapa trik agar dia bisa tertarik padaku:
1. Membicarakan topik-topik yang up to date.
2. Berusaha menjadi cewek yang humoris, ngga jaim tapi juga memberi batasan.
3. Ngga sering chat duluan, menunggu dia duluan yang nyapa.
4. Kasih foto asli.
5. Ngga banyak tingkah.
6. Suka kasih kejutan di tiap perbincangan, biar ngga bosen.

Dari perkenalan dan trik itu akhirnya kita mulai dekat, dia lebih sering menyapa aku duluan di dunia maya. Sore itu hari kamis, ia mulai menjuruskan sebuah sinyal yang membuatku senyum-senyum sendiri. ‘Ver, kita pake aku kamu yuk. Kalo gue lu kayaknya kasar, aku kamu aja biar lebih akrab’ dan entah bagaimana akhirnya kita selalu memakai kata aku dan kamu di setiap perbincangan, ngga pernah ada kata gue dan lu lagi. Keakraban ini berlangsung cukup lama, hampir seminggu namun tidak ada perkembangan yang pasti.

Diantara kegalauanku akhirnya aku meminta saran pada teman sekelasku yang mengenalkanku dengan Bambang. “Lu coba aja menghilang sekitar tiga hari, trus pas lu balik lagi apa yang terjadi? Kalo dia emang sayang, dia pasti kangen berat sama lu” nasehat temanku sedikit menghilangkan kegalauanku.

Selama tiga hari aku sama sekali tidak online MXIT, aku mencoba saran dari temanku. Di hari keempat setelah aku benar-benar sudah merindunya, menginginkan percakapan seperti biasanya, aku dengan cepat mengaktifkan aplikasi chat itu. Setelah terbuka dan ada nama dia disana aku segera menyapanya duluan.

“hai” sapaku berusaha sebiasa mungkin.
“hai vera, kemana aja sih kamu?” balasnya cepat. Reaksi yang aku harapkan, dia merindukanku :’)
“hehe lupa isi pulsa trus sibuk banyak peer” jawabmu berbohong
“ih dasar, aku mau cerita tau” aku berteriak membaca chatnya, sebegitunya kah dia?
“mau cerita apa kamu? Maaf yaa ngga ngabarin sampe 3 hari” jawabku luluh
“iya, aku BARU JADIAN loh. Kenalan di MXIT juga kayak kamu” balasannya segera menghujam jantungku. Setelah itu aku tidak tahu harus membalas chatnya dengan kata-kata apa. Aku hancur. Aku seperti butiran debu yang terbang ke dasar laut. Tenggelam dan tidak dapat terbang lagi.

Itu ceritaku, kamu punya cerita juga ngga tentang dunia maya? Dunia maya memang selalu punya banyak cerita, terutama cerita cinta. Buat yang suka atau kepo sama pengalaman cinta orang di dunia maya, beli deh buku Digital Love Kncut Keblenger. Disitu banyak cerita tentang kisah cinta dunia maya, jangan-jangan cerita kamu mirip lagi sama cerita mereka? Makanya yuk beli. Udah tersebar di toko buku kesayangan kamu loh :) 

 


*nih penampakkan bukunya, yuk di ambil di rak toko buku, di bawa ke kasir, kasih kasirnya uang, trus bukunya kamu bawa pulang dan dibaca deh*

3 comments:

  1. gue nggak ikutan lomba ngeblog kek gini, sukses deh yaa :D

    ReplyDelete
  2. Hahahaha.. Cewek mah gitu, sering gantungin. Kalian pikir kami para cowo senang di gantungin. Hihh.. :( *benerin konde*

    ReplyDelete
  3. shakti : yah, ikutan harusnya biar rame :D

    eric : pengalaman juga ya? haha

    ReplyDelete